Thumbnail Artikel Apa Itu Cacar Air? Bisakah Dicegah dengan Vaksin Varicella?

Apa Itu Cacar Air? Bisakah Dicegah dengan Vaksin Varicella?

Hanindito Arief Buwono

16 Oktober 2026

Pernah melihat anak mengalami ruam merah yang terasa gatal dan berisi cairan? Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda cacar air.


Penyakit ini memang sering dialami anak-anak, tetapi orang dewasa juga bisa tertular.


Kabar baiknya, cacar air bisa dicegah melalui vaksinasi. Yuk, kenali manfaat vaksin varicella dan kapan sebaiknya diberikan!

Apa Itu Cacar Air

Cacar air atau chicken pox adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus varicella-zoster. Gejalanya bisa berupa demam, sakit kepala, dan munculnya ruam merah yang berkembang menjadi gumpalan kecil berisi cairan dan terasa gatal.


Meski umumnya dapat sembuh sendirinya, cacar air juga berisiko menimbulkan komplikasi, seperti infeksi kulit, dehidrasi, hingga pneumonia.


Karena itu, penting bagi orang tua untuk melindungi anak dari penyakit ini sejak dini.

Mengapa Vaksin Varicella Penting?

Vaksin varicella merupakan vaksin yang membantu tubuh membentuk kekebalan terhadap virus penyebab cacar air. Vaksin ini bisa mengurangi risiko terinfeksi sekaligus menurunkan kemungkinan mengalami gejala berat dan komplikasi apabila seseorang tetap tertular.


Pemberian vaksin tidak hanya penting bagi anak-anak, tetapi juga dapat dianjurkan untuk remaja dan orang dewasa yang belum memiliki kekebalan terhadap cacar air.

Kapan Vaksin Varicella Diberikan?

Vaksin varicella dapat diberikan mulai usia 12 bulan. Jadwal pemberiannya disesuaikan dengan usia anak dan rekomendasi tenaga kesehatan. 


Pada anak yang lebih besar, remaja, dan orang dewasa yang belum pernah mendapatkan vaksin, umumnya diperlukan dua dosis dengan jarak sesuai anjuran dokter.


Melindungi anak dari cacar air merupakan salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan keluarga. Pastikan imunisasi anak sesuai jadwal dan konsultasikan kebutuhan vaksinasi dengan tenaga kesehatan agar perlindungan yang diberikan tepat sesuai usia dan kondisi anak, ya!


– 

Sumber:


Referensi